Pasar Malam Saksi Perjuangan Si Engku

Resensi Oleh : Arya Rizqullah Adera Absen 7 Kelas 7 An-Nur

Informasi Buku:

  • Judul: Di Dalam Lembah Kehidupan (Pasar Malam)
  • Penulis: Hamka
  • Penerbit: Gema Insani
  • Tahun Terbit: 1990
  • Jumlah Halaman: 191 Halaman

Buku Di Dalam Lembah Kehidupan yang berjumlah 191 halaman ini berisi beberapa cerita pendek tentang kehidupan masyarakat. Salah satu cerita yang saya ambil yaitu cerita yang berjudul “Pasar Malam”.

“Pasar Malam” ini menceritakan tentang seseorang (Engku) yang akan pergi ke pasar malam setelah menyisihkan beberapa uangnya untuk mengajak keluarganya pergi ke pasar malam. Tetapi saat akan pergi terdapat anak kecil yang diperintah ibunya untuk meminta bantuan menolong ayahnya bernama Wongso yang sedang sakit. Wongso adalah seorang tukang bangunan dengan gaji 45 ribu sehari.

Tentu saja gaji 45 ribu itu tidak cukup untuk menghidupi istri dan lima anaknya. Saat Engku sampai di rumah Wongso, Wongso berkata “Engku tolong sudah dua hari aku tidak bekerja karena sakit dan anak-anak belum makan saya tidak mampu membeli obat, oleh sebab itu katakan juga sakitku sekarang sudah dua hari badanku bertambah sakit. Anak-anakku belum makan.”

Alasan meminta Engku datang kemari saya hendak meminta tolong kepada Engku supaya anak-anak bisa makan.” mendengar bicaranya hati Engku tak tahan air matanya mengalir. Engku mengeluarkan uang yang akan dipakai pergi ke pasar malam dan diberikan ke keluarga Wongso untuk membeli makan.

Engku berjanji akan mendatangkan dokter besok pagi tetapi jam 05.00 Wongso telah meninggal dunia. Wongso meninggal karena sakit menahan lapar. Wongso sangat menyayangi keluarganya walaupun hidupnya sulit dan tubuhnya lemah ia tetap berusaha menghidupi anak-anaknya.

Analisis:

  • Kelebihan buku:
    • Bahasa yang digunakan cukup sederhana dan mudah dipahami.
    • Ceritanya menyentuh perasaan pembaca.
    • Banyak mengandung pesan moral yang baik.
  • Kekurangan buku:
    • Beberapa bahasa kuno dan jarang digunakan sekarang.

Evaluasi, Rekomendasi, Kritik, dan Kesimpulan

Evaluasi:

Buku ini menarik karena pembaca dapat belajar tentang arti kesabaran, keikhlasan, dan kasih sayang dalam keluarga. Buku ini juga mengajarkan kita untuk bersyukur dengan apa yang dimiliki.

Rekomendasi:

Buku ini sangat cocok dibaca oleh pelajar karena ceritanya mudah dipahami dan banyak mengandung pelajaran hidup. Buku ini juga baik dibaca oleh siapa saja yang ingin belajar tentang nilai-nilai kebaikan.

Kritik:

Beberapa bagian cerita terasa sedih dan kurang variasi konflik sehingga sebagian pembaca mungkin merasa bosan.

Kesimpulan:

Buku “Di Dalam Lembah Kehidupan” adalah buku yang bagus dan penuh pesan moral. Engku adalah tetangga yang berusaha membantu kesulitan orang lain dan Wongso adalah kepala keluarga yang sangat bertanggung jawab dan menyayangi keluarganya. Cerita ini menunjukkan perjuangan hidup, kasih sayang orang tua, tetangga yang saling menolong dan kesabaran dalam menghadapi masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Selamat Atas Sukesnya Pemilihan ...
Telah Terbit Buku Menjaring Masa...

Prestasi

Juara II Nasional Stor...
Juara 3 Banjari ISCO S...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman