Perkembangan belajar anak di sekolah tidak hanya ditentukan oleh pembelajaran formal semata. Oleh karenanya, sekolah wajib menyediakan program pembinaan bakat minat melalui kegiatan ekstrakurikuler. Di SMP Al Furqan MQ, program pembinaan bakat minat santri melalui ekstrakurikuler telah menjadi ruang kreatif penghasil karya dan prestasi.
Telah banyak deretan prestasi yang diraih dari hasil pembinaan ekstrakurikuler di pelbagai baik di level kabupaten, provinsi, nasional, sampai internasional. Hal ini membuktikkan bahwa program pembinaan bakat minat melalui ekstrakurikuler merupakan salah satu ujung tombak pencapaian prestasi di sekolah.
Akan tetapi dalam prosesnya, peran orangtua juga wajib terlibat ketika anak masih ragu, bimbang memilih ekstrakurikuler yang ingin diikutinya. Untuk itu, orangtua perlu memahami peran aktifnya dalam mendukung perkembangan bakat dan minat anak di sekolah.
Dalam artikel jurnal Partisipasi Orangtua dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Sebagai Upaya Pengembangan Potensi Anak yang ditulis oleh Ayunda Risky Yanti dkk (2026) dipaparkan bahwasannya keterlibatan orangtua cukup berpengaruh dalam peningkatan motivasi dan perkembangan sosial anak. Sehingga, dalam konteks pengembangan kegiatan ekstrakurikuler ini, anak mampu mengoptimalkan potensi bakat minatnya. Termasuk semangat dan kepercayaan diri dalam mengikuti progam pembinaan ekstrakurikuler di sekolah.
Dan berikut adalah beberapa panduan bagi Orangtua untuk memberikan arahan pada anak untuk termotivasi mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah :
Identifikasi Minat: Amati aktivitas harian yang paling disukai anak di rumah
Petakan Bakat: Perhatikan potensi dominan, seperti bidang olahraga, seni, atau sains
Gunakan Sesi Trial: Manfaatkan masa orientasi sekolah untuk mencoba beberapa jenis ekskul.
Hindari Ikut-Ikutan: Ajarkan anak memilih berdasarkan kebutuhan diri sendiri, bukan sekadar mengikuti teman.
Beri Sifat Praktik: Prioritaskan ekskul yang melibatkan aktivitas fisik atau kreativitas langsung agar tidak menambah beban akademis.
Diskusikan Masa Depan: Hubungkan pilihan ekskul dengan cita-cita atau keterampilan hidup yang ingin dibangu
Berdasarkan beberapa panduan tersebut, Orangtua bisa memulai langkah komunikasi dengan guru untuk menentukan ekstrakurikuler mana dan bagaimana yang tepat untuk anak.




